Welcome to TURZON new website!!!!

Home >> 1 >> TEMPAT WISATA DI MYANMAR

TEMPAT WISATA DI MYANMAR

Posted: 20 July 2012

 

Tanah Seribu Candi, Myanmar

 

 

 

Myanmar adalah salah satu wilayah di Asia Tenggara yang terkenal dengan warisan budaya unik berupa ribuan candi-candi yang terbuat dari batu bata merah, hampir sama dengan yang ada di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Trowulan Mojokerto. Walaupun kegiatan pariwisatanya hingga kini masih kalah jauh dari Malaysia, Indonesia, bahkan Singapura.

 

Pemerintahan junta militer yang berkuasa di negara tersebut membuat segala sesuatunya menjadi begitu ketat dan disiplin. Namun justru karena itulah, berbagai objek wisata dan keadaan negara tersebut masih terlihat sangat alami dan tidak penuh dengan kesemrawutan.

Di sebuah pedalaman bernama Bagan, dimana hutan dan candi-candi Budha-nya masih sangat banyak, wisatawan biasanya berkumpul dikala subuh menjelang untuk menikmati keindahan matahari terbit.

Biasanya, dari sebuah candi yang terletak di sebuah bukit di Bagan, akan nampak latar belakang hutan dengan ratusan candi yang bermunculan di antara pepohonan.

Bagan adalah nama sebuah kota lama di Propinsi Mandalay, Myanmar. Dahulu, Bagan bernama Arimaddana (kota penakluk musuh). Ada juga yang menyebutnya Tambadipa atau Tanah Tembaga.

Bagan dibangun oleh Raja Anawrahta pada abad ke 11. Dikutip dari Kompas.com, tanah ini lalu bekerja sama dengan Srilanka dalam pengembangan ajaran Budha.

Itu sebabnya, candi-candi di Myanmar lebih beraliran candi Budha. Pada beberapa candi, bahkan terdapat patung Budha dengan tinggi 20 meter, dan terbuat dari emas. Ada pula candi dengan patung Budha sedang tidur dengan panjang lebih dari 30 meter.

Jika Anda hendak berkunjung ke Myanmar, maka perbedaan waktu yang berlaku hanya 30 menit atau setengah jam saja.

Mata uangnya adalah Kyat, yang nilai satu Kyatnya sama dengan Rp.10 .

Wisata Myanmar Tak Pasang "Harga Turis"


Mandalay, Myanmar (Foto: dhammaweb)
Mandalay, Myanmar (Foto: dhammaweb)

MYANMAR terkenal sebagai negara yang mengisolasi diri dari dunia luar selama 20 tahun di bawah cengkeraman junta militer. Namun saat ini, Myanmar mulai terbuka untuk didatangi wisatawan.

Simak beberapa alasan wisatawan kini harus mengunjungi Myanmar, seperti dikutip Bootsnall, Rabu (8/2/2012).

Tidak ada "harga turis"

Dengan hampir 90 persen penduduknya bergama Budha, masyarakat Myanmar sangat taat menjalankan kepercayaannya. Mungkin karena kepercayaan yang kuat itulah, gagasan tentang "harga turis" relatif langka.


Jika iseng, tanyakan kepada setiap penduduk lokal berapa biaya perjalanan yang harus dibayar, dan pastinya kalau bertanya sembilan kali dari 10, maka semuanya akan menyebutkan harga pertama yang ditawarkan oleh sopir.

Hal yang sama pun berlaku di pasar cinderamata dimana harga yang ditawarkan para pedagang merupakan harga yang sangat masuk akal dan bisa ditawar oleh turis. Selain itu, dijamin tak ada adegan tarik menarik lengan pembeli untuk masuk ke kios seperti yang terjadi di beberapa tempat lain di Asia.

Menikmati atraksi pendayung di Danau Inle

Jika Anda pernah melihat foto Burma, kemungkinan Anda akan melihat sebuah gambar dari sebuah kaki pendayung Intha, biasanya seorang pria atau anak laki-laki. Dengan kakinya, ia mengemudikan perahu yang sarat jaring ikan di Danau Inle.

Tidak ada tali, motor, hanya keseimbangan, dan nyali. Mereka bergerak begitu cepat sehingga Anda tidak sempat bertanya-tanya mengapa mendayung kaki tidak populer di tempat lain.

Kebebasan untuk backpacker


Pembangunan pariwisata di Myanmar menawarkan sensasi yang berbeda. Saat menjelajah, wisawatan dari kalangan backpacker akan menemukan bahwa semua hal yang ada di negeri ini terasa menarik dan baru.

Selain itu, penerbangan ke Myanmar juga telah dilayani Air Asia, salah satu maskapai penerbangan murah di Asia, yang terbang dua kali sepekan dari Bangkok ke Rangoon dengan harga tiket  kurang dari USD50.

Bangunan candi di Bagan

Kota yang dibangun selama berabad-abad lalu ini dulunya merupakan sebuah kerajaan kuno dan tempat tinggal raja. Kota ini seluas 26 hektare yang dipenuhi sekira 4000 candi. Untuk menikmati tempat ini, tersedia jasa balon udara pada Maret dan Oktober setiap tahunnya.


Kawasan Eksotis Mandalay

Namanya yang sangat romantis memunculkan rasa tenang, romantis, dan berbeda. Kota ini dipenuhi bangunan tua berwarna-warni yang selama beberapa dekade pernah menjadi pusat kegiatan masyarakat Myanmar. Sebagai kota terbesar kedua di Myanmar, Mandalay mudah dicapai dari mana saja dengan bus lokal ataupun pesawat.

Wajah yang tersenyum

Thailand boleh saja disebut Negara Senyum, tapi dibandingkan dengan Myanmar masih kalah jauh. Terlepas dari reputasi yang dimiliki oleh pemimpin militer negara ini, Myanmar tampaknya menjadi salah satu negara paling bahagia yang pernah Anda kunjungi.


Pada setiap sisi jalan, di setiap desa, setiap kota, dan setiap kota, Anda akan disambut dengan wajah tersenyum. Setiap orang ramah luar biasa, ingin berbicara kepada Anda tentang perjalanan Anda di Myanmar dan mendengar cerita yang dibawa oleh para wisatawan dari rumah.





Readed: 1,346 Times



Share


 

 

 

MORE GREAT TRAVEL PRODUCT

Flights

We loved discounted fare
Cruise

Bring you to the new world
Resort

Another day in paradise
Gateways

Parading over 10,000 packages
Travel Insurances

Always in good hands
Car Rentals

Discover the world at your place

Popular Destinations